Teman

Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olahraga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Januari 2013

Mau kaya ga gan? nih jualan rumput aja

ngakak ane baca beritanya



Rumput yang Diinjak Walcott dan Rooney Laku Dijual

Penggemar sepak bola kini bisa memiliki rumput stadion klub kebanggaannya. Cukup dengan mengeluarkan uang sebesar 45 poundsterling atau dengan harga Rp 692 ribu, pendukung klub setia bisa merasakan perjuangan para pemain idolanya.

Perusahaan yang bernama Authentic Grass Sports menjual potongan rumput dari berbagai stadion, di antaranya Stamford Bridge (Chelsea), Emirates Stadium (Arsenal), St James’ Park (Newcastle) dan Ibrox (Celtic Rangers).

Potongan rumput dikemas dalam sebuah kantong akriklik. Di bagian luarnya, terpampang nama stadion tempat rumput itu berasal.

"Frank Lampard, Fernando Torres, Theo Walcott, Wayne Rooney, dan Robin van Persie pernah berlarian di rumput ini,” kata juru bicara perusahaan ini. Kami jamin rumput itu memang asli dari stadion,” ucapnya berpromosi.

Menurut perusahaan ini, rumput itu tidak hanya untuk dipajang, tapi juga bisa ditanam di pekarangan rumah. Syaratnya jangan kena sinar matahari langsung.

Rupanya penjualan barang ini lumayan menjanjikan. “Kami mengalami booming,” katanya.

Salah satu pembeli dari London mengaku membeli rumput dari Emirates. Namun, dia kaget karena rumput itu mirip barang ilegal. “Pertama saya kira barang terlarang untuk dijadikan lintingan dan dibakar,” katanya. Dia mengaku membeli dua--yang kemudian memberikan pada orang lain sebagai hadiah.

Sepak bola memang bisnis yang kagak ada matinya. Padahal, selama tertanam di stadion, rumput itu pernah diludahi dan terkena keringat dari para pemain bola.

SUMBER

ane sih males banget beli ada2 aja yang beli

Sabtu, 08 Desember 2012

Kiper Indonesia yang Pernah Menahan Tendangan Pinalti Pele



Ronny Pasla kiper Indonesia (PSSI) legendaris kelahiran Medan, 15 April 1947. Dia berkiprah sebagai kiper tim nasional Indonesia tahun 1966 sampai 1985. Peraih Piagam dan Medali Emas dari PSSI (1968), Atlet Terbaik Nasional (1972) dan Penjaga Gawang Terbaik Nasional (1974), itu memulai karir sepak bolanya dari Medan.

Sebenarnya, Ronny lebih awal meminati olahraga tennis sampai sempat meraih juara pada Kejuaraan Tenis Nasional Tingkat Junior di Malang, 1967. Namun ayahnya, Felix Pasla menyarankannya ke sepakbola. Jadilah dia andalan di klub Dinamo, Medan, Bintang Utara, Medan dan PSMS Medan. Kemudian hijrah ke Persija Jakarta dan Indonesia Muda, Jakarta. Selama berkiprah di PSMS, Ronny dan rakan-rekannya meraih prestasi sebagai Juara Piala Suratin (1967) dan Juara Nasional (1967).

Kiprahnya sebagai penjaga gawang andalan Tim Nasional Indonesia (PSSI) juga meraih prestasi sebagai Juara Piala Agakhan di Bangladesh (1967), Juara Merdeka Games (1967), Peringkat III Saigon Cup (1970) dan Juara Pesta Sukan Singapura (1972).

Atas prestasinya yang gemilang sebagai kipper PSMS, Ronny berdarah Manado yang dijuluki Macan Tutul bertinggi badan 183 cm itu mendapat penghargaan sebagai Warga Utama Kota Medan (1967). Kiprahnya di sepakbola dan Timnas PSSI sebagai kiper andalan sejak 1966 hingga pensiun 1985 dalam usia 38 tahun dianugerahi Piagam dan Medali Emas dari PSSI (1968), Atlet Terbaik Nasional (1972), Penjaga Gawang Terbaik Nasional (1974).

Selama karir sebagai kiper tentu banyak pengalaman Ronny yang amat berkesan. Salah satu di antaranya, tatkala Timnas Brazil yang diperkuat pesepak bola legendaris Pele, tur ke Asia termasuk Indonesia pada 1972. Dalam laga Timnas Indonesia dan Brazil itu Ronny berhasil menahan eksekusi penalti Pele, kendati Indonesia akhirnya kalah 1-2.

Setelah pensiun dari dunia sepak bola pada usia 40 tahun di Indonesia Muda (IM), Jakarta, Ronny lebih banyak menggumuli olahraga tennis lapangan sebagai pelatih. Bahkan dia memiliki sekolah tenis lapangan bernama Velodrom Tennis School di Jakarta.

Kamis, 06 Desember 2012

Jadwal Moto GP 2013

Menyusul pembatalan seri Argentina tahun depan, MotoGP lantas mengubah jadwal seri pembuka di Qatar. Waktu pelaksanaan balapan di Sirkuit Losail itu diundur dari 31 Maret menjadi 7 April 2013. Sedianya, Gran Premio de la Republica Argentina—nama resmi MotoGP di Negeri Tango tersebut—bakal menjadi seri kedua MotoGP 2013 pada 7 April. Sementara itu, balapan di Qatar itu seperti biasa akan dilakukan pada malam hari.

Gagalnya Argentina menggelar seri MotoGP membuat Negeri Evita Peron ini mesti menunggu lebih lama lagi untuk menyaksikan aksi pembalap-pembalap kelas dunia yang terakhir dilaksanakan pada 1999 silam. MotoGP sendiri sudah absen dari Amerika Selatan sejak 2004 lalu di mana kala itu even dihelat di Brasil.


Jadwal Terbaru Kalender MotoGP 2013

Dengan demikian, pada musim 2013 mendatang MotoGP tetap menggelar 18 seri, sama dengan musim ini. Bedanya hanya terletak pada seri di Sirkuit Austin yang akan menggantikan Sirkuit Estoril. Balapan di Austin akan mengisi slot kosong yang ditinggalkan Argentina tersebut.

Berikut jadwal terbaru MotoGP 2013:

Seri 1: 7 April Qatar* Losail
Seri 2: 21 April Americas Austin
Seri 3: 5 Mei Spanyol Jerez
Seri 4: 19 Mei Prancis Le Mans
Seri 5: 2 Juni Italia Mugello
Seri 6: 16 Juni Catalunya Catalunya
Seri 7: 29 Juni Belanda** Assen
Seri 8: 7 Juli Jerman Sachsenring
Seri 9: 21st Jul Amerika Serikat ***Laguna Seca
Seri 10: 18 Agustus Indianapolis Indianapolis
Seri 11: 25 Agustus Republik Ceska Brno
Seri 12: 1 September Inggris Raya Silverstone
Seri 13: 15 September San Marino Misano
Seri 14: 29 September Aragon Aragon
Seri 15: 13 Oktober Malaysia Sepang
Seri 16: 20 Oktober Australia Phillip Island
Seri 17: 27 Oktober Jepang Motegi
Seri 18: 10 November Valencia Valencia

*Balapan malam
**Balapan hari Sabtu
***Hanya kelas MotoGP

sumber: okezone.com

Profil Edin Džeko


 Edin Džeko (dibaca ˈɛdin ˈdʒɛkɔ, /edin jekó/, dengan "o" seperti pada "botol"; lahir di Sarajevo,Bosnia Henzergovina , 17 Maret 1986 merupakan seorang pemain sepak bola profesional berkebangsaan Bosnia-Herzegovina yang bermain sebagai penyerang untuk Manchester City F.C. di Liga Primer Inggris dan timnas Bosnia & Herzegovina.
Masa Kecil Masa Menyeramkan
Edin Dzeko, yang merupakan muslim bosnia asli, mengalami masa sulit ketika berumur 6 tahun. Saat itu dia tumbuh ketika perang di Bosnia berkecamuk. Warga muslim bosnia dikejar dan dibantai oleh pasukan Serbia. Desingan peluru berhamburan di dunia Bosnia, tidak terlepas dari kedaan Dzeko kecil. Dzeko harus berpindah tempat tinggal setelah rumahnya hancur dibom pasukan Serbia. Dia indah dan berkumpul di tempat sodaranya yang penuh sesak. Masa kecil dilewatinya dengan menyeramkan. Tidak ada lapangan atau tempat lapang untuk bermain bola. Dia dapat bermain bola ketika melanjutkan sekolah lagi setelah perang usai.
Muda Berprestasi
Dzeko yang lahir pada tahun 1986, sudah aktif bersepakbola ketika remaja, dimulai dengan bermain sebagai pemain tengah, dan kemudian menjadi striker. Dia terpilih di pasukan bawah 19 tahun Bosnia, kemudian bawah 21 tahun. Dzeko kemudian terpilih menjadi anggota timnas Bosnia dan memperoleh dua kali gelar pemain terbaik di negaranya yaitu pada tahun 2009 dan 2010. Dzeko bermain pertama kali di klub Zeljesnicar, kemudian Ústí nad Labem, FK Teplice, Wolfsberg, dan sekarang berlabuh di Manchester City, bersama muslim lainnya Kolo toure,Yaya Toure dan Samir nasri. Dzeko juga menjadi duta UNICEF di bosnia untuk memberikan dukungan dan partisipasi terhadap pendidikan di Bosnia

Prestasi

Wolfsburg
  • Bundesliga: 2008–09
Manchester City
  • Piala FA: 2010–11
  • Juara Liga Inggris: 2011-2012
Individual
  • Bundesliga players' German Footballer of the Year: 2008–09
  • Bundesliga Top-Scorer: 2009–10 (22 Gol)
  • Bosnian Footballer of the Year: 2009, 2010
  • Barclays Player of the Month: Agustus 2011
Edin Džeko
Informasi pribadi
Tanggal lahir 17 Maret 1986 
Tempat lahir Sarajevo, Yugoslavia
Tinggi 1.92 m (6 ft 4 in)
Posisi bermain Penyerang
Informasi klub
Klub saat ini Manchester City
Nomor 10
Karier junior
1996–2003 FK Željezničar
Karier senior*
Tahun Tim

2003–2005 FK Željezničar

2005–2007 FK Teplice

2005 → FK Ústí nad Labem (pinjaman)

2007–2011 VfL Wolfsburg.

2011– Manchester City

Tim nasional‡
2003–2004 Bosnia & Herzegovina U19

2006–2007 Bosnia & Herzegovina U21

2007– Bosnia & Herzegovina



Sabtu, 01 Desember 2012

20 Keunikan Sepak Bola di Indonesia


Sepak bola di Indonesia memiliki keunikan dan kaeanaehan yang tidak dimiliki negara-negara lainnya yang ada di dunia. Nah, kalian mau tahu keunikan dan keanehan apa aja itu? Simak berikut ini.
  1. Hampir semua nama klub sepak bola Indonesia berawalan huruf ‘P’ contoh Persija, Persipura, PSM Makasar.
  2. Cuma di Indonesia, klub dibiayai pemda di mana uangnya diperoleh dari rakyat.
  3. Cuma di Indonesia pula, Walikota/Bupati/Gubernur merangkap ketua klub.
  4. Banyak pejabat di daerah terlibat kasus korupsi hanya gara-gara salah mengelola keuangan klub dengan mencampur adukkan dengan anggaran pendapatan dan belanja daerah setempat.
  5. Bisa jadi, di beberapa daerah, jumlah penonton yang membayar tiket pertandingan dengan yang tidak membayar berbanding 50-50.
  6. Di musim hujan, tempat paling strategis menonton pertandingan adalah di bawah pohon tinggi yang menjulang di balik tembok stadion.
  7. Penonton Indonesia dikenal fanatik, nekat, dan tak takut mati. Bahkan, mungkin lebih nekat dari Hooligan Inggris. Mereka berani memanjat menara lampu stadion yang tinggi di tengah hujan demi bisa menonton pertandingan secara gratis.
  8. Untuk bertahan di tengah kompetisi yang ketat, pemain Indonesia harus dibekali dengan skill sepakbola, lari, dan pencak silat atau tinju. Lari untuk menghindari kejaran penonton supporter atau manajer lawan yang mengamuk karena kalah, pencak silat atau tinju untuk membela diri jika sudah terpojok dengan lawan atau ketika emosi dengan keputusan wasit.
  9. Bus klub yang digunakan untuk mengangkut pamain sebaiknya haruslah berlapis baja, karena jika tidak bisa ringsek dihadang supporter tim lawan yang menghadang di jalan.
  10. Sulit mendapatkan sisi lapangan yang tidak terggenang air ketika hujan di Indonesia.
  11. Ajaib! Ketua umumnya masuk penjara tapi masih bisa memimpin organisasi PSSI.
  12. Tak usah takut dengan skorsing yang dijatuhkan oleh komisi disiplin, karena nantinya pasti akan diampuni oleh ketua umum.
  13. Jarak laga tandang yang harus dilakoni sebuah klub di Indonesia bisa jadi yang terjauh. Bayangkan, jika klub asal Aceh harus terbang ke Papua atau sebaliknya.
  14. Di Indonesia, petugas keamanan menghadap ke lapangan bukan ke arah penonton, bahkan beberapa di antaranya terlihat duduk dan bersorak memberi dukungan untuk tim tuan rumah.
  15. Cuma di Indonesia, polisi turun tangan melerai dan menangkap dua pemain yang bertikai di lapangan. Bahkan, sempat memenjarakannya.
  16. Di Indonesia, yang memukul bukan hanya pemain dan official, wasit pun tak mau kalah.
  17. Kadang-kadang, lapangan juga dijadikan tempat membuang sampah oleh penonton, terutama jika tim kesayangannya kalah.
  18. Jika sebelum pertandingan lapangan disterilkan, seringkali akan ditemukan banyak benda berbau klenik di seputaran gawang.
  19. Meski telah diperiksa petugas sebelum masuk, masih banyak penonton membunyikan peluit di tengah atau akhir pertandingan. Tidak diketahui di mana mereka menyembunyikan benda terlarang tersebut, kemungkinan di daerah “terlarang” yang bebas razia.
  20. Menonton kompetisi liga super Indonesia seperti menonton liga eks-patriat di negeri sendiri, jumlah pemain asing yang dimainkan hampir lebih banyak dari pemain lokal. Sayangnya, kualitas pemain asing rata-rata tidak lebih baik dari pemain lokal. Umumnya, mereka lebih besar, tinggi, dan garang di lapangan.